Langsung ke konten utama

Doa Sebelum Belajar


DO'A SEBELUM BELAJAR 01
Do'a Awal Majlis

أَللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوْذُ بِكَ
ALLOHUMMA INNII A’UDZUBIKA
Ya Alloh aku mohon perlindunganMu
أَنْ أَضِلَّ أَوْ أُضَلَّ
AN ADLILLA AU UDLOLLA
dari tersesat atau disesatkan
أَوْ أَزِلَّ أَوْ أُزَلَّ
AU AZILLA AU UZALLA
atau dari terpeleset atau dipelesetkan/dipalingkan
أَوْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ
AU ADHLIMA AU UDHLAMA
atau dari berbuat dholim atau didholimi
أَوْ أَجْهَلَ أَوْ يُجْهَلَ عَلَيَّ
AU AJHALA AU YUJHALA ‘ALAYYA.
atau dari berbuat bodoh atau dibodohi
رواه أبو داود
(الأذكار ص24)
(HR Abu Dawud)
kitab Al-Adzkaar An-Nawawy halaman 24



DO'A SEBELUM BELAJAR 02
رَضِيْتُ باللّه رَبَّاً،
RODLIITU BILLAAHIROBBAA
Aku ridlo Alloh sebagai Tuhanku
وَبالإِسْلامِ دِيْناً،
WABIL ISLAAMIDIINA
Dan agama Islam itu sebagai agamaku,
وبِمُحَمَّدٍ نَبِيَّاً وَرَسُوْلاً
WABIMU_HAMMADIN NABIYYAWWAROSUULAA
Dan Nabi Muhammad itu sebagai Nabi dan Utusan Alloh
(HR. Achmad no.18199, Ibnu Maajah no.3860)
& kitab Al-Adzkaar An-Nawawy halaman 74



DO'A SEBELUM BELAJAR 03
رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا،
ROBBII ZIDNII 'ILMAA
Ya Alloh Tambahkanlah aku ilmu
وَارْزُقْنِيْ فَهْمًا
WARZUQNII FAHMAA
Dan berilah aku karunia untuk dapat memahaminya
وَاجْعَلْنِيْ مِنَ الصَّالِحِيْنَ
WAJ'ALNII MINASH-SHOOLI_HIIN
Dan jadikanlah aku termasuk golongannya orang-orang yang shooli_h

آمين يا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ
AMIIN YA ROBBAL 'AALAMIIN
Ya Alloh kabulkanlah do'aku ini



DO'A SEBELUM BELAJAR 04
رَبِّ اشْرَحْ لِيْ صَدْرِيْ
ROBBISYRO_HLII SHODRI
Ya Tuhanku lapangkanlah dadaku,
وَيَسِّرْلِيْ أَمْرِيْ
WAYASSIRLII AMRII
dan mudahkanlah untukku urusanku,
وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِيْ
WA_HLUL ‘UQDATAMMILLISAANII
dan lepaskanlah ikatan (kekakuan) lidahku,
يَفْقَهُوْا قَوْلِيْ
YAFQOHUU QOULII
supaya mereka mengerti perkataanku

(QS. Toha Juz;16 Ayat;25-28 Surat;20)



DO'A SEBELUM BELAJAR 05
رَبِّ زِدْنِيْ عِلْمًا،
ROBBI ZIDNII ‘ILMAA
Ya Alloh Tambahkanlah ilmuku
وَوَسِعْ لِيْ فِيْ رِزْقِيْ،
WA WASSI'LII FI RIZQII
luaskanlah rizqiku
وَبَارِكْ لِيْ فِيْمَا رَزَقْتَنِيْ،
WA BAARIKLII FIIMAA ROZAQTANII
dan berkahilah rizqi yang telah Engkau berikan kepadaku
وَاجْعَلْنِيْ مَحْبُوْبًا فِيْ قُلُوْبِ عِبَادِكْ،
WAJ'ALNII MA_HBUUBAN FII QULUUBI 'IBAADIK
jadikanlah aku orang yang dicintai dalam hati ham-bahMu
وَعَزِيْزًا فِيْ عُيُوْنِهِمْ،
WA ‘AZIIZAN FII 'UYUUNIHIM
serta mulia dalam pandangan mereka
وَاجْعَلْنِيْ وَجِيْهًا فِي الدُّنْيَا وَاْلأَخِرَةِ,
WAJ'ALNII WAJIIHAN FID DUN-YAA WAL AAKHIROH
Jadikanlah aku terpandang di dunia dan akhirat
وَمِنَ الْمُقَرَّبِيْنَ،
WA MINAL MUQORROBIIN
dan termasuk orang-orang yang dekat denganMu
يَاكَثِيْرَالنَّوَالِ،
YAA KATSIIRON NAWAAL
wahai dzat yang banyak memberi
يَا حَسَنَ الْفِعَالِ،
YAA _HASANAL FI'AAL
Wahai dzat yang baik (sempurna) dalam segala urusan
يَاقَائِمًابِلاَزَوَالٍ،
YAA QOO-IMAM BILAA ZAWAAL
Wahai dzat yang tegap berdiri (berkuasa) tanpa tergelincir (turun tahta)
يَامُبْدِأً بِلاَ مِثاَلٍ،
YAA MUBDI'AN BILAA MITSAAL
Wahaai dzat yang memulai tanpa ada satu contoh
فَلَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الْمِنَّةُ,
FALAKAL _HAMDU WALAKAL MINNAH
Hanya bagiMu segala puji dan segala anugrah
وَلَكَ الشَّرَفُ عَلَى كُلِّ حَالٍ
WALAKASy- SYAROFU ‘ ALAA KULLI _HAAL
Hanya milikMulah segala kemuliaan atas segala keadaan
(HR At Tirmidzi)
kitab Tawajjuhaat halaman 70

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Mazhab 4 Imam (Hanafi, Maliki, Syafi'i dan Hambali)

Perbedaan Mazhab 4 Imam Ok. Sepakati dulu ya arti mazhab, begini Mazhab (bahasa Arab: madzhab) adalah istilah dari bahasa Arab, yang berarti jalan yang dilalui dan dilewati, sesuatu yang menjadi tujuan seseorang baik konkrit maupun abstrak. Sesuatu dikatakan mazhab bagi seseorang jika cara atau jalan tersebut menjadi ciri khasnya. Menurut para ulama dan ahli agama Islam, yang dinamakan mazhab adalah metode (manhaj) yang dibentuk setelah melalui pemikiran dan penelitian, kemudian orang yang menjalaninya menjadikannya sebagai pedoman yang jelas batasan-batasannya, bagian-bagiannya, dibangun di atas prinsip-prinsip dan kaidah-kaidah. Mazhab menurut ulama fiqih, adalah sebuah metodologi fiqih khusus yang dijalani oleh seorang ahli fiqih mujtahid, yang berbeda dengan ahli fiqih lain, yang menghantarkannya memilih sejumlah hukum dalam kawasan ilmu furu’. Ini adalah pengertian mazhab secara umum, bukan suatu mazhab khusus. Paham ya.. yuk mulai.. Begini. Di anta...

Mengetahui Fiqh dan Aturan-aturan dalam Ibadah

DARI IBNU ABBAS, RASULULLAH SAW BERSABDA: “SEORANG FAQIH (AHLI ILMU AGAMA) LEBIH DITAKUTI SYETAN DARI PADA SERIBU AHLI IBADAH (TANPA ILMU)“. [HR IBNU MAJAH]. Hadits diatas menegaskan kepada kita tentang urgensinya beribadah dengan ilmu. Bahkan salah satu syarat diterimanya ibadah adalah  ittiba  atau sesaui aturan dan sunnah Rasulullah SAW. Dalam kaitannya dengan puasa, sungguh ibadah ini mempunyai kekhususan dalam aturan fiqhnya yang berbeda dengan lainnya. Para ulama pun menjadikan bab puasa sebagai pembahasan khusus dalam kitab fiqh. Kita perlu mengkaji ulang, bertanya dan mempelajari apa-apa yang belum sepenuhnya kita yakini atau kita ketahui. Agar kita mampu menjalani ibadah ini dengan baik tanpa keraguan sedikitpun. Hal yang penting kita ketahui utamanya tentang apa-apa yang dibolehkan, apa-apa yang membatalkan, siapa saja yang boleh berbuka dan apa konsekuensinya. Mari kita sempatkan dalam hari-hari ini untuk kembali mengkaji fiqh seputar puasa. Tidak ada kata terlambat...

Sejarah Kewajiban Berpuasa di Bulan Ramadhan

Puasa Ramadhan merupakan salah satu kewajiban yang harus dijalankan oleh seorang muslim. Sebab, puasa menjadi salah satu dalam rukun islam yang lima. Dalam Al-Qur'an, Allah Swt memerintahkan kewajiban berpuasa dalam surat Al-Baqarah ayat 183: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183)  Dalam konteks ini, bagian dari ayat tersebut yang berbunyi كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ ( ...sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian... ) membuka pembahasan mengenai sejarah puasa, khususnya puasa Ramadhan. Dari penggalan ayat tersebut dijelaskan bahwa puasa Ramadhan ternyata juga sudah menjadi kewajiban bagi umat-umat terdahulu yang menerima wahyu dari Allah. ...