Langsung ke konten utama

3 Makanan Wajib Saat Sahur agar Tubuh Tetap Bugar



Perubahan pola makan dan beristirahat saat Ramadan membuat sebagian individu mudah lelah dan mengantuk. Padahal, Ramadan adalah saatnya memperbanyak ibadah dan amalan baik. Lantas apa yang bisa dilakukan guna menjaga stamina tetap baik selama puasa? Salah satu cara yang bisa kamu lakukan adalah dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi saat sahur atau berbuka.


Ladies, berikut ini adalah makanan sehat yang wajib kamu penuhi saat menikmati santap sahur. 
Check this out!

1. Konsumsi Makanan Kaya Protein
Protein nabati maupun hewani. Pastikan menu sahur yang kamu konsumsi kaya akan kandungan protein. Telur atau ikan bisa menjadi pilihan yang tepat buat kamu. Kebutuhan protein yang kamu penuhi dapat membantu kamu tetap fit selama puasa.

2. Konsumsi Makanan Kaya Serat
Serat yang cukup dapat membantu kamu kenyang dalam waktu yang lama. Selain itu, serat dapat membantu menurunkan kolesterol dan gula darah sehingga membantu kamu tetap semangat saat puasa selama seharian.

Penuhi kebutuhan serat kamu dengan mengonsumsi buah dan sayur saat sahur
Saksikan juga video berikut ini:



3. Makanan Tinggi Kalsium

Konsumsi Makanan yang Tinggi Kalsium
Kebutuhan kalsium dapat kamu penuhi dengan mengonsumsi susu dan madu saat sahur. Kalsium yang terpenuhi dapat membantu kamu tetap sehat dan fit. Susu merupakan sumber makanan dengan nutrisi yang hebat, sedangkan madu merupakan makanan yang paling aman dikonsumsi untuk menjaga stamina dan daya tahan tubuh.

Nah, demikian tiga makanan sehat yang wajib kamu konsumsi saat sahur agar kuat dan tetap semangat menjalankan puasa. Jadi, masih kuat puasanya? Semoga informasi ini bermanfaat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Mazhab 4 Imam (Hanafi, Maliki, Syafi'i dan Hambali)

Perbedaan Mazhab 4 Imam Ok. Sepakati dulu ya arti mazhab, begini Mazhab (bahasa Arab: madzhab) adalah istilah dari bahasa Arab, yang berarti jalan yang dilalui dan dilewati, sesuatu yang menjadi tujuan seseorang baik konkrit maupun abstrak. Sesuatu dikatakan mazhab bagi seseorang jika cara atau jalan tersebut menjadi ciri khasnya. Menurut para ulama dan ahli agama Islam, yang dinamakan mazhab adalah metode (manhaj) yang dibentuk setelah melalui pemikiran dan penelitian, kemudian orang yang menjalaninya menjadikannya sebagai pedoman yang jelas batasan-batasannya, bagian-bagiannya, dibangun di atas prinsip-prinsip dan kaidah-kaidah. Mazhab menurut ulama fiqih, adalah sebuah metodologi fiqih khusus yang dijalani oleh seorang ahli fiqih mujtahid, yang berbeda dengan ahli fiqih lain, yang menghantarkannya memilih sejumlah hukum dalam kawasan ilmu furu’. Ini adalah pengertian mazhab secara umum, bukan suatu mazhab khusus. Paham ya.. yuk mulai.. Begini. Di anta...

Mengetahui Fiqh dan Aturan-aturan dalam Ibadah

DARI IBNU ABBAS, RASULULLAH SAW BERSABDA: “SEORANG FAQIH (AHLI ILMU AGAMA) LEBIH DITAKUTI SYETAN DARI PADA SERIBU AHLI IBADAH (TANPA ILMU)“. [HR IBNU MAJAH]. Hadits diatas menegaskan kepada kita tentang urgensinya beribadah dengan ilmu. Bahkan salah satu syarat diterimanya ibadah adalah  ittiba  atau sesaui aturan dan sunnah Rasulullah SAW. Dalam kaitannya dengan puasa, sungguh ibadah ini mempunyai kekhususan dalam aturan fiqhnya yang berbeda dengan lainnya. Para ulama pun menjadikan bab puasa sebagai pembahasan khusus dalam kitab fiqh. Kita perlu mengkaji ulang, bertanya dan mempelajari apa-apa yang belum sepenuhnya kita yakini atau kita ketahui. Agar kita mampu menjalani ibadah ini dengan baik tanpa keraguan sedikitpun. Hal yang penting kita ketahui utamanya tentang apa-apa yang dibolehkan, apa-apa yang membatalkan, siapa saja yang boleh berbuka dan apa konsekuensinya. Mari kita sempatkan dalam hari-hari ini untuk kembali mengkaji fiqh seputar puasa. Tidak ada kata terlambat...

Sejarah Kewajiban Berpuasa di Bulan Ramadhan

Puasa Ramadhan merupakan salah satu kewajiban yang harus dijalankan oleh seorang muslim. Sebab, puasa menjadi salah satu dalam rukun islam yang lima. Dalam Al-Qur'an, Allah Swt memerintahkan kewajiban berpuasa dalam surat Al-Baqarah ayat 183: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183)  Dalam konteks ini, bagian dari ayat tersebut yang berbunyi كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ ( ...sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian... ) membuka pembahasan mengenai sejarah puasa, khususnya puasa Ramadhan. Dari penggalan ayat tersebut dijelaskan bahwa puasa Ramadhan ternyata juga sudah menjadi kewajiban bagi umat-umat terdahulu yang menerima wahyu dari Allah. ...