Langsung ke konten utama

Tetap Cantik Alami Selama Bulan Puasa, Tipsnya Ternyata Simpel

Puasa sebulan penuh, tetap harus semangat ya Ladies. Termasuk semangat untuk menjaga penampilan untuk tetap terlihat segar dan cantik alami. Bukan berarti harus pakai make up tebal setiap hari biar kelihatan cantik, melainkan mengatur pola dan rutinitas sehari-hari selama puasa agar cantikmu terpancar secara alami.

Dengan tips-tips sederhana kamu bisa kok terlihat cantik alami selama bulan puasa. Selengkapnya, langsung saja ikuti tips-tipsnya di bawah ini. Kamu bisa langsung mencobanya di hari pertama puasa, lho.

1. Cukupi Kebutuhan Cairan Tubuh Saat Sahur dan Berbuka



Air membantu membersihkan dan menghidrasi kulit, dan membantu memberikan kelembapan alami pada kulit. Apalagi 70% bagian tubuh terdiri dari cairan, jadi kalau kekurangan cairan maka dampaknya bisa langsung mempengaruhi kecantikan kulitmu. Jadi cukupi kebutuhan cairan tubuh saat sahur dan berbuka puasa, ya.


2. Tidur Cukup



Satu kunci penting untuk menjaga kecantikan alami adalah tidur yang cukup. Dapatkan tidur yang cukup 6-8 jam per harinya untuk kecantikan dan kebugaran tubuhmu. Lindungi Diri dari Paparan Sinar Matahari Langsung Ini juga penting nih. Untuk menjaga kulit tetap sehat, hindari terkena paparan sinar matahari secara langsung. Sinar matahari langsung bisa berbahaya bagi kesehatan kulit. Saat berada di luar ruangan selalu gunakan sunscreen yang mengandung SPF 30 atau lebih. Selain itu, gunakan pelembab secara rutin karena pelembab sangat penting untuk membantu menjaga kulit agar tidak kering.

3. Cukupi Kebutuhan Buah dan Sayur



Jangan kebanyakan konsumsi lemak dan karbohidrat saat sahur atau berbuka puasa. Cukupi juga kebutuhan buah dan sayur. Karena kamu adalah apa yang kamu makan. Tubuh yang sehat akan membuat kamu lebih cantik alami. Dengan tubuh, kulit, dan rambut yang sehat akan membuat kamu lebih cantik alami.

4. Tetap Rutin Pakai Masker Wajah



Malam hari setelah shalat tarawih, kamu bisa coba tetap luangkan waktu untuk memakai masker wajah. Sesuaikan dengan kebutuhan dan jenis atau tipe kulitmu. Kesegaran dan kecantikan wajah pun akan tetap terjaga dengan baik selama bulan puasa.

5. Banyak-Banyak Senyum



Wajah pasti langsung terlihat cantik kalau sudah tersenyum. Selama puasa, jangan manyun terus ya. Sunggingkan senyum terbaikmu untuk bisa terlihat cantik alami, setuju Ladies?
Simpel banget kan tips-tipsnya? Kamu bisa langsung mencobanya untuk membuktikannya sendiri.

Sumber : https://www.liputan6.com/ramadan/read/3525910/tetap-cantik-alami-selama-bulan-puasa-tipsnya-ternyata-simpel

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Mazhab 4 Imam (Hanafi, Maliki, Syafi'i dan Hambali)

Perbedaan Mazhab 4 Imam Ok. Sepakati dulu ya arti mazhab, begini Mazhab (bahasa Arab: madzhab) adalah istilah dari bahasa Arab, yang berarti jalan yang dilalui dan dilewati, sesuatu yang menjadi tujuan seseorang baik konkrit maupun abstrak. Sesuatu dikatakan mazhab bagi seseorang jika cara atau jalan tersebut menjadi ciri khasnya. Menurut para ulama dan ahli agama Islam, yang dinamakan mazhab adalah metode (manhaj) yang dibentuk setelah melalui pemikiran dan penelitian, kemudian orang yang menjalaninya menjadikannya sebagai pedoman yang jelas batasan-batasannya, bagian-bagiannya, dibangun di atas prinsip-prinsip dan kaidah-kaidah. Mazhab menurut ulama fiqih, adalah sebuah metodologi fiqih khusus yang dijalani oleh seorang ahli fiqih mujtahid, yang berbeda dengan ahli fiqih lain, yang menghantarkannya memilih sejumlah hukum dalam kawasan ilmu furu’. Ini adalah pengertian mazhab secara umum, bukan suatu mazhab khusus. Paham ya.. yuk mulai.. Begini. Di anta...

Mengetahui Fiqh dan Aturan-aturan dalam Ibadah

DARI IBNU ABBAS, RASULULLAH SAW BERSABDA: “SEORANG FAQIH (AHLI ILMU AGAMA) LEBIH DITAKUTI SYETAN DARI PADA SERIBU AHLI IBADAH (TANPA ILMU)“. [HR IBNU MAJAH]. Hadits diatas menegaskan kepada kita tentang urgensinya beribadah dengan ilmu. Bahkan salah satu syarat diterimanya ibadah adalah  ittiba  atau sesaui aturan dan sunnah Rasulullah SAW. Dalam kaitannya dengan puasa, sungguh ibadah ini mempunyai kekhususan dalam aturan fiqhnya yang berbeda dengan lainnya. Para ulama pun menjadikan bab puasa sebagai pembahasan khusus dalam kitab fiqh. Kita perlu mengkaji ulang, bertanya dan mempelajari apa-apa yang belum sepenuhnya kita yakini atau kita ketahui. Agar kita mampu menjalani ibadah ini dengan baik tanpa keraguan sedikitpun. Hal yang penting kita ketahui utamanya tentang apa-apa yang dibolehkan, apa-apa yang membatalkan, siapa saja yang boleh berbuka dan apa konsekuensinya. Mari kita sempatkan dalam hari-hari ini untuk kembali mengkaji fiqh seputar puasa. Tidak ada kata terlambat...

Sejarah Kewajiban Berpuasa di Bulan Ramadhan

Puasa Ramadhan merupakan salah satu kewajiban yang harus dijalankan oleh seorang muslim. Sebab, puasa menjadi salah satu dalam rukun islam yang lima. Dalam Al-Qur'an, Allah Swt memerintahkan kewajiban berpuasa dalam surat Al-Baqarah ayat 183: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183)  Dalam konteks ini, bagian dari ayat tersebut yang berbunyi كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ ( ...sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian... ) membuka pembahasan mengenai sejarah puasa, khususnya puasa Ramadhan. Dari penggalan ayat tersebut dijelaskan bahwa puasa Ramadhan ternyata juga sudah menjadi kewajiban bagi umat-umat terdahulu yang menerima wahyu dari Allah. ...