Langsung ke konten utama

Postingan

hadis (dalil) SUAP DAN MENYUAP

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- الرَّاشِى وَالْمُرْتَشِى فِى الْحُكْمِ. Dari Abu Hurairah radliyallahu ’anhu, ia berkata: “Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melaknat orang yang menyuap dan yang disuap dalam masalah hukum.” ( HR. Ahmad II/387 no.9019 , At-Tirmidzi III/622 no.1387 , Ibnu Hibban XI/467 no.5076 . Dan dinyatakan Shohih  oleh syaikh Al-Albani di dalam Shohih At-Targhib wa At-Tarhib II/261 no.2212 ). عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- الرَّاشِىَ وَالْمُرْتَشِىَ. Dan diriwayatkan dari Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu anhu , ia berkata: “ Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam melaknat orang yang memberi suap dan yang menerima suap ”. (HR. Abu Daud II/324 no.3580 , At-Tirmidzi III/623 no.1337 , Ibnu Majah, 2313 dan Hakim, 4/102-103; dan Ahmad II/164 no.6532 , II/190 no.6778 . Dan dinyatakan Shohih  oleh syaikh Al-Albani di dalam Shohih At-Targhib wa At-Tarhib II/261 no.2211 ...

DOA SESUDAH TAHIYAT AKHIR (SEBELUM SALAM)

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَمِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ  اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ. اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ الْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ.  اَللَّهُمَّ إِنِّيْ ظَلَمْتُ نَفْسِيْ ظُلْمًا كَثِيْرًا، وَلاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ، فَاغْفِرْ لِيْ مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ وَارْحَمْنِيْ إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ. “Ya Allah, Sesungguhnya aku ber-lindung kepadaMu dari siksaan kubur, siksa neraka Jahanam, fitnah kehidupan dan setelah mati, serta dari kejahatan fitnah Almasih Dajjal.” *1 “Ya Allah! Sesungguhnya aku ber-lindung kepadaMu dari siksa kubur. Aku berlindung kepadaMu dari fitnah Alma-sih Dajjal. Aku berlindung kepadaMu dari fitnah kehidupan dan sesudah mati. Ya Allah, Sesunggu...

HUKUM LAFAZ SAYYIDINA DI TAHIYAT SHOLAT

Tambahan ‘sayyidina’ pada shalawat Bismillah was shalatu was salamu ‘alaa Rasulillah Pertama , Kita sepakat bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah manusia terbaik, kekasih Tuhan semesta alam, yang akan menempati maqam mahmud, nabi yang menebarkan rahmah, rasul hidayah, junjungan kita, penghulu kita. Kita sepakat, Beliaulah sayyiduna (pemimpin kita). Semoga Allah memberikan shalawat kepada beliau. Bahkan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri menegaskan bahwa beliau adalah sayyid seluruh manusia. Beliau bersabda: أَنَا سَيِّدُ وَلَدِ آدَمَ يَومَ القِيَامَةِ ، وَأَوَّلُ مَن يَنشَقُّ عَنهُ القَبرُ “ Saya adalah sayyid keturunan adam pada hari kiamat. Sayalah orang yang pertama kali terbelah kuburnya .” (HR. Muslim 2278) Oleh Karena itu, kita wajib mengimani bahwa beliau adalah sayyiduna (pemimpin kita), sebagai ujud kita memuliakan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Hakikat Gelar Sayyid Kemudian, gelar ‘sayyid’ tidak hanya dikhususkan untuk ...

SYARAT, RUKUN, DAN SUNNAH KHUTBAH JUM'AT

  Syarat-Syarat Khutbah 1. Khatib harus suci dari hadats, baik hadats besar maupun hadats kecil. 2. Khatib harus suci dari najis, baik badan, pakaian, maupun tempatnya. 3. Khatib harus menutup auratnya. 4. Khatib harus berdiri bila mampu. 5. Khutbah harus dilaksanakan pada waktu dzuhur. 6. Khutbah harus disampaikan dengan suara keras sekira dapat didengar oleh empat puluh orang yang hadir. 7. Khatib harus duduk sebentar dengan thuma’ninah (tenang seluruh anggota badannya) di antara dua khutbah. 8. Khutbah pertama dan khutbah kedua ha­rus dilaksanakan secara berturut-turut, begitu pula antara khutbah dan shalat jum’ah. 9. Rukun-rukun khutbah harus disampaikan dengan bahasa arab, adapun selain rukun boleh dengan bahasa lain. Rukun-Rukun Khutbah 1. Khatib harus membaca Hamdalah, pada khutbah pertama dan khutbah kedua. 2. Khatib harus membaca Shalawat kepada Rasulullah saw, pada khutbah pertama dan Khutbah kedua. 3. Khatib harus berwasiat kepada hadlirin agar bertaqwa k...

Ketua Takmir, Bpk. Ramlan kepada Ketua Remaja Masjid: Nama-nama seksi-seksi Gak usah Pakai Bahasa yang Intelek

Remaja Masjid Attaqwa 2014 . Satu lagi pernyataan yang sangat menggelitik dan menurut kami juga sangat di sayangkan. yaitu pernyataan Ketua Takmir masjid Attaqwa saat menanggapi tentang nama-nama seksi di tubuh organisasi remaja masjid. remaja masjid melihat dari kepengurusan remaja masjid yang sebelumnya bahwa terlalu banyak seksi-seksi dan ketika kompakan remaja masjid akan mengakibatkan kevakuman kegiatan remaja masjid. dan terbukti Masjid Attaqwa sudah bertahun-tahun Organisasi remajanya tidak jalan walaupun sebenarnya sudah terbentuk. Dari pengalaman itulah kami dari remaja masjid mengatur dan menyusun sedemikian rupa agar kegiatan tetap berjalan dengan lancar. yaitu dengan memangkas seksi-seksi yang banyak itu menjadi tiga seksi- saja, diantaranya yaitu: KaSi Humas (Kepala Seksi Humas), tugasnya yaitu mengatur dan menginformasikan kegiatan dari remaja masjid ke Lingkup Sesepuh. dan Humas ini juga dituntut mampu mencari sponsor ke pihak luar. Kasi Humas ini  membawahi beberapa...

Takmir Masjid Attaqwa: Remaja masjid belum kerja sudah petentang petenteng

Remaja Masjid Attaqwa 06/12/2014. Pada Hari sabtu malam minggu tanggal 06 Desember 2014. remaja masjid mengadakan rapat bersama dengan Ketua Takmir masjid Attaqwa Bpk. Ramlan. para remaja masjid mengundang pihakn takmir karena takmir mempunyai beberapa Program yang sudah bertahun-tahun tidak terlaksana, "Sebenarnya Saya punya banyak sekali program, tapi sampai saat ini belum ada yang terlaksana" ungkap Bpk. Ramlan. dengan terbentuknya remaja masjid yang sekarang pihak takmir mengharap semua program tersebut bisa terlaksana. sejak awal kami membentuk kepengurusan program takmir yang disampaikan kepada Pihak Remaja ada beberapa program prioritas yang harus bisa dilaksanakan. salah satunya yaitu: Membuat Kalender dan mengaktifkan kegiatan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI). Nah Musyawarah pada tanggal 06 Desember 2014 kemarin adalah membahas dua program tersebut, namun ada tanggapan unik saat remaja masjid memaparkan pelaksanaan program tersebut.dimana pada saat remaja masjid me...

Hasil Musyawarah Remaja Masjid tanggal 15 November 2014

Alhamdulillah pada Hari Sabtu malam Minggu semua anggota remaja Masjid bisa melaksanakan Musyawaroh dalam rangka menyusun tugas untuk membantu ibu-ibu pengajian yang akan melaksanakan pengajian santunan yatim piatu, dengan Pencramah Bpk. KH. Anwar Zaid dari Jawa Timur. Karena diperkirakan yang akan menghadiri pengajian ini sekitar 10.000 lebih, maka perlu adanya pembagian tugas di setiap titik sudut Masjid agar tidak semrawut seperti tahun-tahun sebelumnya, nah berikut adalah hasil dari musyawarah tersebut :  Pengedar Undangan (Bpk. Muklis, S. Pd.) Dibantu oleh 2 Orang. Koordinator parkir Kanan (Bpk. Tamsi) dibantu oleh 5 Orang Anggota Koordinator parkir Kiri (Bpk. Wawan, S.Pd.) dibantu oleh 5 Orang Anggota Koordinator di Masjid (Bpk. Maseni) dibantu oleh 20 Orang Anggota Semoga Bisa Berjalan dengan Lancar. Amien.